Please reload

Recent Posts

Interior Consultant dan Interior Contractor

July 3, 2018

1/10
Please reload

Featured Posts

Lacquer finish for Premium Interior

April 12, 2017

 

 

 

 


Lacquer finish telah digunakan selama berabad-abad dalam proses finishing kayu agar menjadi lebih tahan lama dan tahan air. Hari ini, finishing lacquer telah tersedia dalam bentuk semprot dan kuas, Namun keduanya memiliki perbedaan dalam kecepatan untuk proses pengeringannya. Dalam sistem kuas, lacquer membutuhkan sedikit lebih banyak waktu dan usaha, tapi mungkin sedikit lebih bersih daripada penyemprotan.

 

Lalu apa itu sebenarnya lacquer? Lacquer adalah salah satu bahan finishing tipe coating. Pernis atau varnish adalah istilah Bahasa Indonesia yang mendekati produk tersebut meskipun tidak terlalu akurat. Sebagai coating sendiri, artinya bahan ini digunakan pada akhir proses finishing. Dan sebagaimana coating lainnya, fungsi yang disediakan adalah: mempengaruhi visual hasil akhir finishing (dari kilau hingga terkadang warna), memberikan perlindungan pada lapisan di bawahnya, mempengaruhi kehalusan lapisan finishing akhir.

 

Jenis-Jenis lacquer :

a. Lacquer Modern

Lacquer modern yang banyak digunakan  saat ini mengandung resin lain yang disebut nitroselulosa (bersama dengan beberapa bahan lain). Bahan ini ditemukan sejak 1920 dan sejak saat itu banyak dimanfaatkan pada finishing otomotif seperti mobil dan motor, meski juga dapat diterapkan pada kayu. Untuk proses lacquer menggunakan metode ini, proses pengeringannya akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Finishing dengan metode ini, tahan air (tidak rusak apabila terkena air) tapi masih belum terlalu kuat untuk menahan goresan. Kekerasan lapisan film NC tidak cukup keras untuk menahan benturan fisik. Bahkan walaupun sudah kering, NC bisa 'dikupas' menggunakan bahan pencairnya (solvent/thinner).

 

b. Lacquer UV

Lacquer UV adalah proses pembuatan coating dengan menggunakan sinar ultra violet untuk pengeringannya. Metode pembuatan lacquer jenis ini adalah seperti air curahan yang membentuk tirai. Benda kerja diluncurkan melalui 'tirai' tersebut dengan kecepatan tertentu sehingga membentuk lapisan yang cukup tipis pada permukaan kayu. Proses pembuatannya lebih cepat dibandingakan dengan lacquer modern ataupun lacquer PU.

 

c. Lacquer PU

Lacquer PU lebih awet dibandingkan dengan jenis finishing sebelumnya dan lebih tebal lapisan filmnya. Bahan finishing membentuk lapisan yang benar-benar menutup permukaan kayu sehingga terbentuk lapisan seperti plastik. Memiliki daya tahan terhadap air dan panas yang sangat tinggi. Proses pengeringannya juga menggunakan bahan kimia cair yang cepat menguap.

 

d Lacquer Water

Jenis finishing yang paling populer akhir-akhir ini bagi para konsumen di Eropa. Menggunakan bahan pencair air murni (yang paling baik) dan resin akan tertinggal di permukaan kayu.

Proses pengeringannya otomatis lebih lama dari jenis bahan finishing yang lain karena penguapan air jauh lebih lambat daripada penguapan alkohol ataupun thinner.

Keuntungan utama yang diperoleh dari bahan jenis ini adalah lingkungan dan sosial.

 

Seperti yang diinformasikan, bahwa proses finishing lacquer akan sangat mempengaruhi visual sebuah furniture, oleh karena itu, sangat cocok sekali dipakai dalam pembuatan furniture yang sangat mementingkan keindahan, terutama untuk premium level. Karena memakan waktu yang lebih lama, serta penggunaan bahan kimia yang lebih banyak daripada proses finishing yang lain seperti HPL, Duco ataupun melamine, maka tidak sedikit juga biaya yang harus dikeluarkan untuk menghasilkan proses finishing ini.

 

 

 

 

 

Share on Facebook
Please reload

Follow Us

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Search By Tags
Please reload

Archive
  • Facebook Basic Square
  • Instagram Social Icon

PT. Kreasi Cemerlang Abadi

62-812-522-77359   |   info@livetesinterior.com

  • LinkedIn - Black Circle
  • Facebook Black Round
  • Instagram - Black Circle