Lacquer finish for Premium Interior

Lacquer finish telah digunakan selama berabad-abad dalam proses finishing kayu agar menjadi lebih tahan lama dan tahan air. Hari ini, finishing lacquer telah tersedia dalam bentuk semprot dan kuas, Namun keduanya memiliki perbedaan dalam kecepatan untuk proses pengeringannya. Dalam sistem kuas, lacquer membutuhkan sedikit lebih banyak waktu dan usaha, tapi mungkin sedikit lebih bersih daripada penyemprotan.

Lalu apa itu sebenarnya lacquer? Lacquer adalah salah satu bahan finishing tipe coating. Pernis atau varnish adalah istilah Bahasa Indonesia yang mendekati produk tersebut meskipun tidak terlalu akurat. Sebagai coating sendiri, artinya bahan ini digunakan pada akhir proses finishing. Dan sebagaimana coating lainnya, fungsi yang disediakan adalah: mempengaruhi visual hasil akhir finishing (dari kilau hingga terkadang warna), memberikan perlindungan pada lapisan di bawahnya, mempengaruhi kehalusan lapisan finishing akhir.

Jenis-Jenis lacquer :

a. Lacquer Modern

Lacquer modern yang banyak digunakan saat ini mengandung resin lain yang disebut nitroselulosa (bersama dengan beberapa bahan lain). Bahan ini ditemukan sejak 1920 dan sejak saat itu banyak dimanfaatkan pada finishing otomotif seperti mobil dan motor, meski juga dapat diterapkan pada kayu. Untuk proses lacquer menggunakan metode ini, proses pengeringannya akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Finishing dengan metode ini, tahan air (tidak rusak apabila terkena air) tapi masih belum terlalu kuat untuk menahan goresan. Kekerasan lapisan film NC tidak cukup keras untuk menahan benturan fisik. Bahkan walaupun sudah kering, NC bisa 'dikupas' menggunakan bahan pencairnya (solvent/thinner).